| Rumah Kami Dikepung Banjir |
| Selasa, 08 Desember 2009 | |||||||
|
PEKANBARU—Hujan yang melanda Kota Pekanbaru sejak beberapa hari belakangan ini membuat banyak kawasan digenangi air. Air tumpah membuat ruas jalan banjir dan macet pun tidak terelakkan. Sehingga banyak kendaraan roda dua mogok di tengah banjir. Ruas jalan yang paling parah terjadi di Pasar Pagi Arengka menuju Panam. Tak heran, kalau banyak rumah masyarakat yang digenangi air hingga sampai lutut. Selain Pasar Pagi Arengka, Jalan Delima, Angkasa, simpang Tabek Gadang, depan kantor Lurah Simpang baru, Rumah Sakit Jiwa dan lainnya juga tergenang. Tempat ini paling rawan, bahkan air mengepung tidak surut sampai beberapa hari. Di Jalan Angkasa Panam saja, sampai Senin siang (7/12) air masih menggenangi beberapa rumah warna. Walaupun air sudah surut dari dalam rumah, tapi di halaman tampak masih tergenang. Lingkungan RT 01 RW 01 ini pun terlihat lebih gersang, rumput hijau yang biasanya menghias rumah warga, terlihat mati dan membusuk dengan sampah yang berserakan. ‘’Kalau hujan lagi, masuklah rumah kami air. Kiri, kanan, depan dan belakang dipenuhi air,’’ kata Alif, salah seorang warga Panam kepada Pekanbaru Pos, Senin (7/12). Selain Panam, Jalan Riau juga tempat sasaran yang sering dikunjungi banjir. Bahkan jika hujan turun tidak henti, banjir ini bisa membuat aktivitas jalan jadi macet, dan arus menjadi lebih cepat. Begitu juga terjadi di Jalan Sudirman. Beberapa ruas jalan protokol Pekanbaru ini juga sering menjadi santapan banjir. ‘’Tampaknya dengan musim hujan ini, pemerintah harus sigap mengambil tindakan. Jika tidak mau melihat warga mengungsi,’’ tambah Alif.(iya)
3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelum | Berikut > |
|---|

