| Raskin Riau Nunggak Rp10 M |
| Senin, 19 Juli 2010 | |||||||
PEKANBARU—Pemerintah kabupaten/kota di Riau hingga kini belum melunasi Hasil Pembayaran Beras (HPB) untuk beras miskin kepada Bulog. HPB adalah harga tebus beras miskin yang harus dibayarkan pemerintah. Hingga Juni lalu, baru dibayar Rp21 miliar dan masih menunggak Rp 10 miliar.
Kepala Devisi Regional Bulog Riau-Kepri, Ahmad Arif, mengatakan bahwa hingga Juni lalu, baru beberapa kabupaten/kota saja yang membayar HPB kepada Bulog. Nilainya mencapai Rp21.019.489.200 atau baru sekitar 66 persen saja dari jumlah total HPB yang wajib dibayar Pemkab/Pemko di Riau kepada Bulog. Kata dia, jumlah total HPB yang harus dibayarkan oleh Pemkab/Pemko di Riau kepada Bulog mencapai Rp31.814.958.400 untuk pembayaran beras untuk masyarakat miskin yang sudah digelontorkan ke kabupaten/kota di Riau. Jumlah tersebut merupakan realisasi penyaluran raskin di 6 kabupaten/kota di Riau sebanyak 19.884.349 kg raskin. “Untuk Pekanbaru, penyaluran raskin mencapai 1.813.208 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp2,901 miliar. Pembayaran baru 84 persen atau senilai Rp 2,451 miliar. Sisa pembayaran sebesar Rp 450.838.800. Di Dumai, penyaluran raskin mencapai 2.624.928 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp 4,199 miliar. Pembayaran baru sebesar 65 persen atau senilai Rp 2,750 miliar dengan sisa pembayaran mencapai Rp 1,449 miliar,” terangnya. Selanjutnya, tambahnya, di Bengkalis penyaluran raskin mencapai 3.478.488 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp 5,565 miliar. Pembaaran baru mencapai 33 persen atau senilai Rp 1,841 miliar. Sisa pembayaran mencapai Rp 3,724 miliar. Di Tembilahan, penyaluran raskin mencapai 4.688.175 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp 7,501 miliar. Pembayaran mencapai 78 persen atau senilai dengan Rp 5,825 miliar dengan sisa pembayaran mencapai Rp 1,675 miliar. Sementara di Rengat penyaluran raskin mencapai 3.718.290 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp 5,949 miliar. Pembayaran HPB baru sebesar 58 persen atau senilai Rp 3,445 miliar dengan sisa pembayaran mencapai Rp 2,494 miliar. Sedangkan di Kampar penyaluran raskin mencapai 3.560.760 Kg dengan nilai HPB mencapai Rp 5,697 miliar. Pembayaran mencapai 82 persen atau senilai Rp 4,695 miliar dan sisa pembayaran mencapai Rp 1,002 miliar.(rtc)
3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||
| < Sebelum | Berikut > |
|---|


PEKANBARU—Pemerintah kabupaten/kota di Riau hingga kini belum melunasi Hasil Pembayaran Beras (HPB) untuk beras miskin kepada Bulog. HPB adalah harga tebus beras miskin yang harus dibayarkan pemerintah. Hingga Juni lalu, baru dibayar Rp21 miliar dan masih menunggak Rp 10 miliar.