Minggu, 05 September 2010
Beranda arrow HEADLINE NEWS arrow Marah, Supir Taksi Sweeping Mobil Pribadi
Marah, Supir Taksi Sweeping Mobil Pribadi
Rabu, 28 Juli 2010
ImagePEKANBARU—Puluhan supir taksi Poskopau melakukan sweeping terhadap taksi gelap yang berusaha mengambil penumpang di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Selasa (27/7) sekitar pukul 10.00 WIB.
Aksi sweeping ini merupakan puncak kekesalan para supir taksi Puskopau terhadap angkutan ilegal yang sering mengambil penumpang di Bandara Sultan Syarif Kasim, padahal yang mendapat izin trayek di bandara tersebut hanya ada dua taksi, yaitu Puskopau dan Kopsi. 

Sebelumnya, sekitar pukul 09.00 WIB, terjadi keributan antara seorang supir angkutan ilegal dengan supir taksi Puskopau bernama Herman. 

Merasa tidak terima dengan perbuatan supir angkutan gelap jenis Avanza plat hitam (nomor pribadi, red) ini, Herman menegurnya. Di sini terjadi perang mulut, yang kemudian berlanjut kepada aksi main pukul. Nyaris terlibat tawuran massal, namun sebelum meluas diredam petugas keamanan bandara.

Inilah yang menjadi puncaknya, puluhan supir taksi Puskopau pun berkumpul di pintu gerbang sebelah kanan, dengan pintu masuk dari Jalan Kaharuddin Nasution, menghentikan setiap kendaraan pribadi yang dicurigai sebagai angkutan gelap. 

‘’Ini sudah terjadi kesekian kalinya. Sebelumnya kami sudah melaporkan hal ini ke Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, DPRD Kota, Wali Kota bahkan ke pihak bandara, untuk memberikan sanksi kepada taksi gelap yang menyerobot penumpang di bandara. Sudah dua kali surat kami kirimkan, namun tidak ada tanggapan. Makanya, kami terpaksa melakukan aksi sweeping terhadap taksi yang mengambil penumpang di bandara. Jika mereka hanya mengantar penumpang silahkan, sama sekali tidak masalah, namun jangan diambil penumpang dari bandara,’’ kata Kepala Unit Taksi Puskopau Efriwardi saat dijumpai Pekanbaru Pos.

Pantauan di lapangan, puluhan mobil pribadi dari jenis Avanza, Xenia, Inova dan Suzuki APV yang dicurigai sebagai taksi gelap ditahan dan dilarang masuk ke dalam bandara. Beberapa supir taksi Puskopau berdiri di sisi kanan dan kiri jalan, memperhatikan setiap kendaraan yang masuk dan keluar dari Bandara SSK. 

‘’Saat ini, anggota yang tercatat di Puskopau ada 253 unit, dengan trayek kota dan Bandara. Ini belum termasuk Kopsi, dan jika masih ada taksi gelap yang masuk ke bandara, kami mau makan apa, dan jangan salahkan jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan nantinya,’’ tambah Efriwardi.(rdo)
Komentar
Beri Komentar RSS
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Website:
Judul:
 
Masukkan kode yang ada pada gambar.

3.25 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
< Sebelum   Berikut >